Sosialisasi Perda Ketahanan Keluarga: Langkah DPRD Kaltim Bangun Masyarakat Sejahtera
POSKOTAKALTIMNEWS, BALIKPAPAN : Dalam upaya memperkuat fondasi kesejahteraan masyarakat, DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 14 April 2025, bertempat di Lapangan RT 95, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur.
Anggota DPRD Kaltim, H.
Nurhadi Saputra, menyampaikan bahwa Perda ini dirancang untuk meningkatkan
kualitas hidup keluarga dari aspek fisik, materiil, serta mental-spiritual.
Menurutnya, keseimbangan ketiga aspek tersebut merupakan kunci utama dalam
membentuk keluarga yang mampu menjalankan fungsinya secara optimal.
"Ketahanan keluarga
tidak hanya tentang fisik dan ekonomi, tapi juga tentang kekuatan psikologis
dan spiritual. Keluarga yang kuat akan mampu menghadapi berbagai tantangan
hidup, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun masalah internal," ujarnya.
H. Nurhadi juga menekankan
pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan ketahanan keluarga.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta sangat
diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya keluarga yang
sehat dan harmonis.
"Ketahanan keluarga
bukan tugas individu semata. Harus ada kolaborasi kuat agar program-program
pembangunan keluarga bisa berjalan efektif dan hasilnya berdampak langsung pada
masyarakat," tambahnya.
Dalam kegiatan sosialisasi
tersebut, hadir pula narasumber dari kalangan akademisi, yaitu Dosen
Universitas, Hj. Dr. Pudjiati, SE., MM. Ia menekankan pentingnya membangun
keluarga dari berbagai aspek seperti spiritualitas, pendidikan, dan kesehatan.
"Keluarga yang tangguh mampu menghadapi
berbagai ujian, mulai dari masalah ekonomi hingga tantangan dalam mendidik
anak. Peran doa, nasihat bijak, dan saling pengertian dalam pernikahan sangat
penting untuk mewujudkan keluarga yang harmonis," jelasnya.
Melalui sosialisasi Perda
ini, DPRD Kaltim berharap masyarakat semakin memahami pentingnya ketahanan
keluarga sebagai fondasi utama dalam menciptakan generasi yang unggul dan
berdaya saing. Sosialisasi seperti ini akan terus dilakukan secara berkala demi
memastikan keberhasilan implementasi Perda di tengah masyarakat.
"Kita ingin keluarga-keluarga di Kaltim menjadi pilar kuat pembangunan. Dari keluarga yang kuat, akan lahir generasi hebat untuk masa depan Kalimantan Timur dan Indonesia," pungkas Pudjiati.(mid)